Wartawan Minta Bobby Nasution  Copot Oknum Sekretaris Camat Medan Perjuangan Karena Bersikap Tak Baik

Wartawan Minta Bobby Nasution Copot Oknum Sekretaris Camat Medan Perjuangan Karena Bersikap Tak Baik

Medan, venusnews.co| Setelah beredar video yang direkam langsung oleh seseorang diduga oknum sekretaris Camat pada Kantor Kecamatan Medan Perjuangan pada Jumat 21 Mei 2021, kini ketiga orang oknum wartawan media online tersebut merasa di sepelekan dan mereka minta Walikota Medan, Boby Nasution untuk mencopot oknum tersebut karena dianggap tidak memiliki etika pelayanan yang baik kepada masyarakat sebab perbuatan oknum tersebut tidak mencerminkan pelayanan yang prima, padahal wartawan yang datang ke kantor Camat hendak klarifikasi terkait tugas dan pengawasan.

Perbuatan oknum tersebutpun diragukan pelayanannya terhadap masyarakat biasa karena sang oknum pun telah menunjukkan prilakunya dihadapan 3 orang wartwan media online yang notabene dilindungi Undang-undang pers sebagai pelaku kontrol sosial.

Belum diketahui apa motif oknum Pegawai di Kantor Camat tersebut melakukan rekaman Vidio terhadap ketiga wartawan yang hendak konfirmasi terkait bangunan menyalahi perda Kota Medan tersebut.

Menurut informasi bahwa rekaman Vidio yang direkam oknum tersebut sudah menyebar dan menjadi pandangan negatif bagi wartawan yang ada dalam Vidio itu.

Diceritakan Edison (wartawan dalam Vidio yang beredar), keributan antara wartawan dengan oknum pegawai pada kantor Kecamatan Medan Perjuangan itu diwarnai saling merekam video antara pegawai dan mereka yang datang ke kantor camat.

Awalnya mereka berjumlah 3 orang wartawan media online datang ke Kantor Camat Medan Perjuangan, kedatangannya terkait adanya dugaan bangunan yang menyalahi Perda kota Medan di Wilayah Kecamatan Medan Perjuangan.

Tiba di Kantor Camat, 3 orang wartawan media online tersebut, hendak mengkonfirmasi keberadaan salah $atu bangunan yang diduga menyeleweng dari perda Kota Medan tentang IMB kepada Pihak kecamatan Medan Perjuangan.

Namun di dalam ruangan kantor Camat, seseorang keluar yang diduga sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) diduga bernama Zul Solin beserta seluruh staf kantor Camat Medan Perjuangan sambil menghardik Wartawan dan mengeluarkan Hp Android dan merekam para wartawan.

“Awalnya kami melintas ke lokasi bangunan di jalan Naggar Jati di lingkungan lll (Tiga) kita melihat ada bangunan di sekitar lokasi lalu kami koordinasikan dengan pihak kelurahan, akan tetapi kami diarahkan ke kecamatan” kata Edison kepada venusnews (22/05/2021)

Edison mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap Aparat di Kecamatan Medan Perjuangan yang malah merekam mereka meliput konfirmasi dan bukan malah memberikan klarifikasi sebagaimana tugasnya.

Sejumlah wartawan yang hadir pada saat konfirmasi pun sangat menyayangkan tindakan oknum Sekcam tersebut, pasalnya dengan cara memvideokan dan menyebarkan Vidio itu, mereka telah mendapat pandangan negatif dari luar seakan akan mereka telah melanggar aturan.

Saat ditanya apakah akan menempuh upaya hukum terkait dengan ulah oknum tersebut, Menurut Edison, mereka akan terlebih dahulu konsultasi dengan Penasehat Humkumnya Bornok Simanjuntak dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum Yesaya 56.

Ditambahkan Edison, sebagai ASN sudah selayaknya oknum tersebut memiliki etika dan tidak seharusnya bersikap arogan terhadap masyarakat.

“Ini bukanlah contoh yang baik untuk masyarakat kota Medan, wartawan aja digitukan, apalagi masyarakat biasa, saya minta agar Walikota Medan Bobby Nasution mencopot oknum tersebut yang masih belum santun untuk melayani masyarakat” Ujar Edison.

Dikonfirmasi terpisah Camat Medan Perjuangan Drs Afrizal MAP, melalui Kasi Sarpras Alkausor menyebutkan dirinya sebagai perwakilan kecamatan menjelaskan bahwa hal tersebut hanya miskomunikasi.

Menurutnya, hal itu sudah biasa terjadi karena suara sekcam memang keras “Jadi pas Wartawan hadir keluarlah sekcam dari ruangan pikirnya menghardik,” kata Alkausor.

Alkausor juga tak menampik jika saling rekam video tersebut benar terjadi, hal tersebut terjadi menurutnya karena pihak wartawan duluan mengambil gambar dan video, jadi kedua belak pihak jadi saling memvideokan.

Alkkausor juga menjelaskan terkait bangunan tersebut, pihaknya sudah menyurati Dinas TRTB, sehingga menurutnya masalah Bangunan bukan berada dikecamatan.

Hingga berita ini diterbitkan, venusnews belum berhasil mengklarifikasi oknum Kecamatan perekam Vidio.

(Red)