Ada Apa Dengan Camat Medan Maimun, Muhammad Yassir Rizka SSTP.MAP

Ada Apa Dengan Camat Medan Maimun, Muhammad Yassir Rizka SSTP.MAP

Medan, venusnews.co| Untung tak dapat di raih, yang ada hanya kesal di diri. Begitu pepatah yang dirasakan oleh Dame Pangaribuan.

Dame Pangaribuan merupakan anak seorang Kepling di wilayah pemerintah kecamatan Medan Maimun.

 

Keterangan yang di terima dari Dame (04/05/2021), mengatakan dirinya telah menggantikan Ayahnya sebagai Kepala Lingkungan selama kurang lebih Tiga tahun karena Ayahnya sebagai pejabat Kepling yang sah menderita sakit yang lumayan parah.

“Saya berperan menggantikan Ayah Saya  sebagai Kepling di Lingkungan II Kelurahan Jati kurang lebih selama tiga tahun. karena Ayah Saya, waktu itu dalam Keadaan sakit, Saat ini Ayah saya  masih sakit dan Masyarakat sekitar juga senang, karena keluarga kami mulai dari Kakek adalah warga lama di lingkungan ini,“ Tutur Dame kepada wartawan.

Dame menceritakan kalau dirinya bersama ayahnya Hotman Pangaribuan mendatangi Camat Medan Maimun Muhammad Yassir Rizka SSTP.MAP

Pada Rabu 10 Februari 2021 yang lalu guna menghadap camat karena SK ayahnya sebagai kepala lingkungan akan berakhir pada 02 April 2021.

“Pada Hari Rabu, 10 Februari 2021 Saya bersama Ayah Saya, Hotman Pangaribuan pergi ke Kantor Camat Medan Maimun untuk menghadap karena SK Bapak saya berakhir pada Tanggal 2 April 2021” tambah Dame.

Pada saat itu Dame Pangaribuan tidak diijinkan masuk oleh salah seorang staf dikantor camat tersebut.

 

“Yang masuk keruangan Camat hanya Ayah saya, saya tidak di perbolehkan untuk masuk oleh salah satu Staf yang ada disana yang bernama Ian, Setelah Ayah Saya Keluar dari ruangan Pak Camat, Saya bertanya kepada Ayah, tentang apa keputusan Camat” ujarnya melanjutkan kisahnya.

 

Dame menceritakan jika ayahnya mengaku kepadanya kalau Camat Medan Maiumun waktu itu meminta uang untuk biaya administrasi hingga diberikan waktu 7 hari bagi mereka untuk menyiapkannya.

 

“Menurut keterangan Ayah saya, bahwa Pak Camat meminta uang untuk biaya administrasi dan kami diberi tenggang waktu dari tanggal 10  Februari hingga 17 februari 2021″, Tambah Dame.

 

Dame Br Pangaribuan SE menjelaskan kepada wartawan, bahwa dia telah dijanjikan oleh Camat Medan Maimun untuk menjadi Kepala lingkungan II.

 

dan katanya, seluruh Persyaratan mulai dari Berkas dan Uang Administrasi telah dilengkapi untuk menggantikan Ayahnya sebagai Kepala lingkungan nantinya.

 

Menurut keterangan Dame Pangaribuan, berkas permohonan tersebut telah diajukan jauh-jauh hari, dari Tahun 2018 yang lalu dan Dame sendiri yang mengantarnya bersama Ibunya waktu itu.

 

Berkasnya disebutnya langsung disampaikan ke Lurah  Kelurahan Jati yang bernama Risna Hendra Agus, SE.

 

Namun Dame Pangaribuan mengatakan dirinya tidak pernah menanyakan kepada Lurah apakah berkas permohonan tersebut  sudah disampaikan oleh Lurahnya kepada Camat.

 

Wartawan telah mengkonfirmasi Lurah Kelurahan Jati,   mengatakan bahwa berkas Dame Pangaribuan tidak pernah diberikan kepadanya.

 

“Nggak pernah ada berkas dia berikan sama Saya,” kata Risna Hendra Agus SE kepada Tim wartawan.

 

Selain itu, menurut pengakuan Dame br Pangaribuan, dirinya sudah pernah bertemu dengan Camat tersebut dan berbincang tentang berbagai hal mengenai pekerjaan  Sebagai Kepala Lingkungan, dan hari itu, diceritakannya bahwa Camat mengatakan kepada Dame, Dirinya sebagai Kepala Lingkungan nantinya dan tunggu bekerja dulu baru dibayar honornya.

 

Dame melanjutkan ceritanya kalau Pada tanggal 16 Maret 2021 semua berkas yang telah diajukan ke-Kecamatan akhirnya dikembalikan oleh Camat melalui salah seorang Staf di Kecamatan Medan Maimun dan mengatakan bahwa berkas Dame Pangaribuan dikembalikan beserta Biaya Administrasinya.

 

Kata Dame lagi, jika Setelah pengembalian berkas tersebut,  Camat Medan Maimun selalu menghindar bertemu dengannya.

 

Dikatakan Dame Br Pangaribuan, hingga sampai saat ini Dia ingin penjelasan langsung dari Camat alasan kenapa berkasnya dikembalikan  dan syarat apa saja yang menjadi kekurangannya.

 

Dame juga mengatakan kalau SK pengangkatan Hotman Pangaribuan (Bapaknya Dame Pangaribuan) sebagai Kepala Lingkungan sudah  berakhir pada tanggal 2 April 2021 yang lalu,

 

tetapi sampai saat ini Surat Keterangan atau SK Pemberhentian Hotman Pangaribuan tidak pernah diberikan kepada Ayah Dame.

 

“Saya malu bang, masa saya ditegur oleh salah satu Kepling lain untuk tidak mengikuti apel pagi dan saat itu harus meninggalkan barisan, seharusnya yang menegur saya Pihak Kelurahan,” kata Dame lagi.

 

Dame Pangaribuan menyesalkan pengangkatan  Kepling baru dilingkungan tersebut tanpa ada pemberitahuan.

 

Hal itu diketahuinya melalui saluran WhatsApp salah satu warga yang dikirim kepadanya dan Kepling yang baru tersebut tidak diketahui Dame Pangaribuan  dari mana asalnya.

 

Tim wartawan telah beberapa hari berusaha menjumpai Camat Medan Maimun untuk meminta penjelasan, namun hingga berita ini di Publikasikan, wartawan belum berhasil mendapatkan keterangannya.

 

(Pasrah S)